Animasi n Sahring

Ads 468x60px

Giusto odio dignissimos

Giusto odio dignissimos

At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia...

Read More
Omnis dolor repellendus

Omnis dolor repellendus

At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia...

Read More
Olimpedit quo minus

Olimpedit quo minus

At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia...

Read More
Itaque earum rerum

Itaque earum rerum

At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia...

Read More
Epudiandae sint molestiae

Epudiandae sint molestiae

At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia...

Read More
Sahut aut reiciendis

Sahut aut reiciendis

At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia...

Read More

Jumat, 06 April 2012

Pentingnya Repeater, Bridge dan Router

Apabila Kita menyatukan sebuah sistem untuk menghubungkan LAN, Kita memerlukan beberapa peralatan- pada tiap-tiap segmen network yang berperan sebagai interface antara kabel LAN yang berkecepatan tinggi dengan kabel jarak jauh biasa yang berkecepatan lebih rendah. Peralatan interface ini mencakup:
  • Hardware yang diperlukan untuk menerjemahkan teknik-teknik pensinyalan elektronik yang berbeda yang digunakan pada dua sistem yang berhubungan.
  • Software untuk melihat ke dalam pengangkutan dari frame Ethernet atau Token-ring untuk mengecek validitas dan tujuan mereka
Karena biaya untuk sirkuit jarak jauh yang digunakan untuk menghubungkan LAN, perlu diperhatikan untuk membeli peralatan interface yang tepat sehingga mendapatkan manfaat yang paling efisien dalam hubungan antar-LAN.
Penjelasan ini tampaknya mudah, tetapi pengaruh darï pilihan, ongkos, tingkat keandalan dan keperluan user telah membuat perusahaan untuk menciptakan berbagai jenis peralatan interface LAN ke LAN. Beberapa dari peralatan ini yaitu seperti server akses, wide-area information transfer system (WAITS), atau gateway elektronic mail, beroperasi pada basis yang diperlukan saja. Mereka menghubungkan melalui sirkuit hubungan antar-LAN yang cukup jauh untuk dapat melakukan pekerjaan memindahkan data dan setelah itu mereka memutuskan hubungan mereka. Peralatan past-time ini biasanya tidak begitu komplit memenuhi kebutuhan user yang menggunakan hubungann antar-LAN. Seringkali user harus bekerja menentukan alamat atau menghubungkan ke pintu gerbang akses yang part-time ini, walaupun peralatan seperti gateway e-mail atau komputer yang menjalankan software WAITS dapat berjalan tanpa campur tangan manusia.
Tetapi banyak organisasi memerlukan servis LAN ke LAN yang full time. Dimana kita harus meng-update dan menanyai database, menangani sejumlah besar pesan, atau memindahkan-file-file besar seperti grafik, atau tipe-tipe file gambar yang lain, jadi lebih praktis bila menggunakan hubungan antar-LAN yang full-time dengan pintu gerbang yang full time pula. Beberapa aplikasi seperti program yang mengizinkan Kita untuk mengisi order atau mengecek inventory, memerlukan hubungan full-time antara komputer yang menjalankan program pada sebuah LAN dan komputer sebagai file server pada LAN yang lainnya.
Tiga kategori yang berbeda dan peralatan interface -repeater, bridge, dan router- memberikan hubungan yang full-time. Setiap kategori dan produk-produk tersebut masing-masing mempunyai kemampuan, harga dan arsitektur yang khusus. Bab ini memfokuskan dalam teknologi dari
pintu gerbang LAN 24 jam.
Sebagai tambahan dari klasίfikasi yang telah dijelaskan -full-time lawan part-time dan kelihatan melawan tidak kelihatan- peralatan pintu gerbang ini juga dikategorikan secara internal dan eksternal, dan kadang-­kadang juga dikategorikan secara lokal dan terpisah. Istilah internal dan eksternal menunjukkan apakah produk itu berada di dalam PC atau berada pada sebuah kotak eksternal khusus. Alat eksternal biasanya mempunyai prosesor, catu daya, dan kabinetnya sendiri. Istilah lokal dan terpisah menjelaskan apakah produk itu menghubungkan segmen LAN lokal berkecepatan tinggi -jaraknya di bawah beberapa ribu kaki- atau mengirimkan sinyal melalui saluran jarak jauh ke sebuah tempat terpisah yang jaraknya beberapa mil sampai ribuan mil jauhnya.

Memahami Perbedaan
Definisi dari repeater, bridge, router dan gateway terjalin di dalam konsep fungsi lapisan network dan dalam penanganan setiap paket data (Software BBS, server akses dan software WAITS dapat disatukan dengan gateway e-mail dan tipe-tipe lain dari server komunikasi ke dalam kategori gateway). International Standard Organization (ISO) telah mem­buat sebuah model referensi untuk operasi network yang menjelaskan kerja dari setiap lapisan fungsional yang berbeda pada network, seperti ditunjukkan pada Gambar 3.1. Kadangkala bagian dari hardware melaku­kan fungsi seperti yang didefinisikan oleh model referensi -sering pada lapisan yang lebih tinggi. Tetapi seringkali hardware dikontrol oleh program internal firmware yang terdapat di dalam memori, dan program ini melakukan fungsi seperti yang dijelaskan pada model.
Banyak produk-produk networking tidak mengikuti model di atas sepenuhnya. Network dari perusahaan-perusahaan seperti Digital Equip­ment Corp. dan ΙΒΜ mempunyai arsitektur network yang mendahului model tersebut dan sangat sukar untuk dipetakan ke dalam kotak-kotak seperti di atas. Tetapi repeater, bridge, router, dan gateway dapat cocok dengan model tersebut. Model referensi diatas adalah sebuah cara yang baik untuk membedakan fungsi-fungsi mereka yang berlainan.
Repeater beroperasi pada lapisan fisik pada model ISO. Repeater adalah hardware yang relatif simpel yang menyalurkan semua lalu lintas pada kedua arah di antara segmen-segmen LAN yang ia sambungkan. Repeater bekerja dengan data yang diorganisir dalam bentuk frame untuk transmisi melalui kabel LAN. Setiap frame mempunyai awal dan akhir yang jelas, dan mengandung sejumlah paket: seperti paket yang dibuat oleh program untuk menyesuaikan kepada protokol komunikasi yang khusus.
Lapisan Fungsi
7 Aplikasi Fungsi khusus seperti transfer file, terminal virtual, electronίc-mail
6 Presentasi Format data dan konversi karakter/data
5 Session Negosiasi dan pendirian hubungan dengan node yang lain
4 Transpor Ketentuan untuk pengiriman data
3 Network Penjaluran paket-paket informasi melaluί banyak network
2 Data-link Mentransfer satuan informasi, frame dan penge­ cekan terhadap error
1 Fisik Transmisi data mentah melalui saluran komuni­ kasi
Repeater tidak mendiskriminasi; ia menggunakan prosesor khusus dan beberapa program pada ROM untuk merelay apa-apa yang ia terima. Repeater tidak mempunyai kemampuan memproses untuk menerjemahkan bilangan 0 dan 1 yang membentuk frame: mereka hanya mengenali tempat dimana sebuah data berawal dan berakhir. Repeater tidak bisa menangani pengalamatan atau informasi kontrol network yang diletakkan di dalam paket oleh software yang beroperasi pada lapisan yang lebih tinggi.
Fungsi dari repeater adalah untuk memanjangkan jarak kabel network dari batasan normalnyal~Sebagai contoh, sebuah repeater akan mengizinkan Anda untuk membuat sebuah network Ethernet dengan jarak beberaρα ribu kaki -lebih banyak dari pada limit normal yang biasanya di bawah 1000 kaki- karena repeater memperbanyak paket-paket dan menempatkannya ke dalam setiap segmen kabel. Tetapi sangat penting untuk dicatat bahwa sebuah repeater tidak menyediakan isolasi antara segmen LAN; semua data yang datang akan diteruskan olehnya.
Bridge dapat membaca alamat-alamat stasiun dan membuat keputusan berdasarkan alamat-alamat tersebut, jadi ia beroperasi pada sub-lapisan dari media acçess control (MAC) dari lapisan data-link pada model ISO; jadi ungkapan bridge lapisan MAC adalah suatu yang umum. Sebuah bridge mengandung baik hardware dan software yang berdasar pada ROM, tetapi softwarenya lebίh kompleks daripada yang mengontrol repeater. Software tersebut mengizinkan bridge untuk menyediakan beberapa diskrίminasi atas paket-páket yang akan diteruskan melalui segmen LAN.
Router bahkan mengandung software yang lebih kuat lagi yang mengizinkannya untuk mendiskriminasi di antara frame-frame berdasarkan informasi di dalam data yang diperiksa olehnya. Pengalamatan data yang dibaca oleh sebuah router menyesuaikan dengan protokol khusus, beroperasi pada lapisan Network pada model ISO. Program kontrol router ini memutuskan jalur mana yang harus diambil oleh paket untuk melewati segmen LAN. Router menyatukan infomasi-informasi yang diperlukan untuk membuat keputusan-keputusan ini dengan membaca elemen dari paket-paket dan bahkan mengikuti jejak dari kemampuan dari jalur alternatif di antara segmen LAN.
Gateway LAN menerjemahkan format data dan membuka session di antara program-program aplikasi, jadi mereka beroperasi pada lapisan yang tertinggi pada model ISO. Gateway Electronic-mail membentuk sebuah tipe umum dari pintu gerbang LAN ke LAN, beroperasi pada lapisan session sampai lapisan aplikasi pada model. Tipe umum yang lain dari gateway menghubungkan LAN kepada sebuah alat yang menggunakan data serta sistem pensinyalan yang berbeda, seperti sίstem komunikasi SNA dari ΙΒΜ untuk komputer mainframe.
Selain definisi klasik dari repeater, bridge, router dan gateway ini, perusahaan-perusahaan telah menciptakan produk-produk dengan keistίmewaan yang melebihi definisi dan mengacaukan mereka yang menyukai klasifikasi yang jelas.
Repeater
Biasanya Anda akan memilih sebuah repeater untuk menghubungkan segmen-segmen LAN dίmana tidak terdapat begίtu banyak Ια1υ lintas data pada setiap segmen, dimana setiap hubungan di antara segmen berjalan sangat cepat, dan dimana ongkos peralatan dan bukan ongkos pemasangαη yang menjadi pertimbangan utama. Karena faktor-faktor ini, repeateτ
Seringkali digunakan sebagai alat hubungan lokal. Seperti ditunjukkan pada Gambar , Anda biasanya menggunakan satu repeater untuk menghubungkan langsung dua buah segmen LAN yang berkecepatan tinggi, daripada menggunakan dua buah repeater untuk menghubungkan dua segmen LAN melalui saluran jarak jauh yang lebih lamban.
Dengan ongkos berkisar dari di bawah $1000 untuk peralatan Ethernet yang sederhana sampai lebih dari $2000 untuk peralatan Token-ring, repeater biasanya lebih murah dari pada peralatan hubungan yang lain serta mudah untuk di-install. Repeater sangat berguna karena ia dapat menghubungkan media fisik yang berbeda seperti cable coexial , serat optik dan kabel twistet-pair. Perlu dicatat device repeater tιdak dapat menerjemahkari frame-frame network yang berbeda seperti antara Ethernet dengan ARCNet atau Token-ring, namun ia dapat memindahkan frame Ethernet dengan menggunakan sistem pengkabelan yang berbeda seperti yang dijelaskan di atas. Pada bagian bawah, semua lalu lintas yang dίkembangkan oleh setiap segmen LAN dihubungkan oleh repeater yang tampak pada semua segmen LAN, sehingga sang segmen network bίsa menjadi sangat sibuk, dan sebuah problem pada sebuah segmen seperti misalnya kerusakan adapter yang mengirimkan frame yang kacau dapat mempengaruhi semua segmen pada network.
Bridge
Anda memilih sebuah bridge bila Anda ingin menghubungkan LAN, baik secara lokal maupun terpisah, atau bila Anda khawatir tentang masalah pengisian setiap segmen LAN dengan lalu lintas yang tidak perlu. Bridge mendiskriminasikan / membedakan di antara frame-frame, dan memindahkan hanya frame yang dialamatkan pada node-node seg­men LAN yang lainnya saja. Seperti ditunjukkan pada Gambar , jika Anda menggunakan bridge terpisah, Anda memerlukan dua alat untuk menerjemahkan di antara sirkuit antar-LAN jarak jauh yang lambat dengan kabel LAN yang cepat. tetapi jika Anda menggunakan bridge lokal dί antara segmen-segmen LAN, Anda memerlukan hanya satu brίdge saja.
Seperti repeater, bridge dapat memindahkan frame melalui media yang berbeda, dan operasi ini tίdak akan terlihat oleh siapapun yang meτιggu­nakan network. PC klien tidak membutuhkan software atau hardware khusus untuk memperoleh keuntungan dari repeater atau bridge. Tapi tidak seperti repeater, bridge dapat menghubungkan segmen Ethernet dengan segmen Token-ring, misalnya sepanjang network tersebut menggunakan software yang menyesuaikan dengan protokol komunikasi network (ΙΡ ke ΙΡ, NetBIOS ke NetBIOS, ΙΡΧ ke ΙΡΧ, atau DECNet ke DECNet) di dalam frame lapisan MAC.
Bridge khusus yang tersedia dapat melucuti frame transmisi paket oleh salah satu dari protokol ini dan memasukkannya ke dalam sebuah frame dari tipe yang berbeda. Karena alat ini tidak membaca alamat di dalam sebuah paket, mereka beroperasi pada level frame MAC. Seperti yang akan saya jelaskan sebentar lagi, roúter mencapai node yang sama dalam melewatί tipe LAN yang berbeda, tetapi dalam pengertian yang berbeda.
Bridge dapat belajar. Software brίdge menyiarkan sebuah pesan yang mengaktifkan jawaban dari semua node network. Software bridge membaca alamat sumber dari setiap frame dan menghubungkan alamat sumber dengan segmen LAN. Aksi ini membatasi lalu lintas yang melewati di antara segmen LAN dan secara praktis menghalangi setiap paket problem atau adapter pada satu segmen LAN darί mempengaruhi segmen lain yang terhubung.
Jika bridge menerima sebuah paket atau frame untuk tujuan yang tidak dikenal, ia memajukan paket atau frame tersebut sampai tujuan mereka tersedia. Ήa1 ini dikenal dengan logikal maju-jika -bukan-lokal. Nanti kita akan membandingkan operasi logikal ini dengan teknik yang digunakan dalam router.
Bridge yang modern sangat penting bagi peralatan manajemen network. Karena mereka memonitor lalu lintas secara dekat, software khusus pada brίdge dapat menyediakan informasi tentang volume lalu lintas dan kesalahan network. Tetapi bridge adalah alat yang sangat sibuk, dan ia harus mengevaluasi paket dalam perjalanannya, jadi jika Anda menggabungkan aktivitas bridge dengan laporan yang banyak, Anda biasanya memerlukan hardware yang memiliki prosesór komunikasinya sendiri untuk menangani efisiensi dalam loading.
Sejalan dengan network Anda yang berkembang, manajemen atas pintu gerbang seperti bridge, router dan pusat pengkabelan akan bertambah penting. Rencanakan untuk membeli produk dengan kemampuαη manajemen.
Bridge yang dapat belajar bekerja baik dalam menghubungkan dua segmen LAN, tetapi prosesnya menjadi lebih kompleks ketika banyak segmen LAN dihubungkan bersama, apakah secara langsung pada hubungan lokal ataupun terpisah melalui sirkuit jarak jauh. Jika banyak segmen LAN dihubungkan melalui brίdge, apakah secara paralel yang disebut backbone (tulang punggung) atau secara serial yang disebut cascade (keduanya ditunjukkan pada Gambar 3.4), 1a1u lintas yang asina harus melewati salah satu atau lebih segmen untuk menuju tujuannya. Hal ini dapat membuat pengisian (loading) yang tidak diperlukan dalam  segmen-segmen yang berwenang.
Kemungkinan selalu ada bahwa bagaimanapun juga banyak segmen LAN akan dihubungkan oleh lebih dari satu jalur -barangkali lewat hubungan saluran telepon, hubungan pemeliharaan atau kesalahan pengkabelan. Apabila hal ini terjadi, adalah memungkinkan untuk frameframe diputar secara terus menerus di antara segmen-segmen LAN, Situasi ini disebut data storm. Ada beberapa teknik yang tersedia untuk menangani data storm: teknik yang paling umum yang digunakan oleh komite manajemen network ΙΕΕΕ 802.1 dinamai Spanning Tree Algorithm. Software yang menyesuaikan dengan logaritma ini dapat mendeteksi keberadaan dari banyak jalur dan menon-aktifkan salah satu dari mereka. Produk yang menunjang logaritma ini adalah lokal bridge primer. Keistimewaan Spanning Tree tidak berfungsi baik dalam bridge terpisah karena mereka konflίk dengan teknik yang digunakan untuk memindahkan data melalui sirkuit jarak jauh yang lambat yang lebih dari satu.
Anda juga akan mendengar tentang teknik yang dijuluki source level routing dan protocol transparent routing yang digunakan oleh bridge terpisah. Penggunaan istilah routing (penjaluran) di dalam konteksnya dengan produk bridge sangatlah membingungkan, tetapi umum. Pada source level routing, yang digunakan pada network Token-ring, sang bridge mengirimkan sebuah pesan tes kepada stasiun tujuan. Bridge source routing dalam perjalanan akan menambahkan alamatnya sendiri. Stasiun tujuan lalu akan mengirimkan pesan balik kepada stasiun sumber dan menyediakan sebuah daftar lengkap tentang semua bridge lanjutan. Bridge yang melayani stasiun sumber menggunakan informasi ini untuk membuat sebuah peta hubungan antar-network dan menentukan rute tercepat antara sumber dan tujuan. Sedang Protocol transparent routing menggunakan logikal maju-jika-bukan-lokal seperti yang diterangkan di atas.
Router
Bridge boleh dikata pintar tetapi ia relatif hanya punya satu pikiran saja. Bridge hanya meneruskan 1alu lintas data atau mengabaikannya. Dan bridge hanya dapat menangani data dalam paket yang homogen seperti membawa informasi alamat ΙΡΧ atau NetBIOS saja. Router lebίh pintar dan lebih mendiskriminasi. Software di dalam router membaca informasi alamat yang kompleks dan membuat keputusan dalam bagaimana menjalurkan data melalui hubungan antar-network yang banyak.
Program dalam beberapa router selalu memilih rute yang terpendek di antara dua titik, hal ini dikenal dengan nama static router (router statis). Karena informasi router diisi secara manual, static router memerlukan banyak perhatian dari seorang manajer. Produk yang lebih canggih yang disebut dynamic router (router dinamis) membuat keputusan paket demi paket berdasarkan informasi yang ia kumpulkan dari router-router dan peralatan network yang lain tentang efisiensi dan keandalan dari setiap rute dan tujuan yang berbeda.
Karena router hanya membaca paket network yang khusus dialamatkan kepadanya, router tidak bekerja sekeras bridge; karena itu ia mendapatkan beban yang lebih sedikit pada CPU. Karena router hanya mengalamatkan paket khusus untuk dilewatkan di antara segmen LAN, router juga mendapatkan tekanan yang terendah pada hubungan antar-LAN, tanpa meneruskan data yang buruk. Saya telah menjelaskan bahwa bridge menggunakan logikal maju-jika-bukan-lokal. Router menggunakan sebuah logikal yang diberi nama maju-jika-hanya-diketahui-terpisah. Router meneruskan lalu lintas melalui hübungaχi antar-LAN hanya jika alamat network diketahui dan memberi tahú bahwa data tidak ditujukan urituk tujuan lokal.
Hubungan antar-LAN jarak jauh adalah sangat mahal, jadi perlu untuk dicatat bahwa router menggunakan hubungan secara lebih efisίen ketimbang bridge. Itu karena router melucuti informasi alamat lapisan MAC. sebelum ia mengirim sebuah paket melalui hubungan antar-LAN. Jika Anda meneruskan banyak paket pendek melalui hubungan antar-LAN -misalnya entry sentuhan keyboard- alamat lapisan MAC dapat menerima sebanyak 50 persen darί setiap paket.
Beberapa darί router, termasuk yang dibuat oleh Eicon Technology Corp dan Newport System Solution menggunakan sebuah logaritma kompresi dalam software mereka untuk menίngkatkan keluaran lanjutan. Cara kerja kompresi sangat rumit. Secara umum, kompresi berguna dalam sirkuit komunikasi yang lambat atau sangat penuh, tetapi jika sirkuit tersebut cepat, ia akan membutuhkan waktu lama untuk menjalankan software kompresi Ια1υ untuk mengirim data tanpa kompresi. Pada hubungan antar-LAN, perusahaan seperti Eicon Technology percaya bahwa sirkuit dengan kecepatan melampaui 64 kilobits per detik tidak mendapatkan keuntungan dari kompresi.
Router tidak memelihara tabel yang menerangkan setiap node dan segmen LAN yang terhubung seperti bridge. Router hanya tahu tentang router lainnya yang dίkenali oleh alamat subnetwork. Router tidak peduli tentang format paket atau frame; ia hanya membaca alamat dari subnet­work, menentukan rute/jalur, dan barangkali membungkus paket atau frame dalam amplop yang cocok, seperti pada sebuah Χ.25 atau paket frame-relay. Tetapi paket data atau frame yang dikirim kepada router mesti disesuaikan dengan protokol lapisan network yang khusus. Para penjaja menjual router yang menyesuaikan kepada protokol DECNet, ΙΡ, ΙΡΧ, OSI, XNS, dan masih banyak lagi.
Perusahaan seperti Cisco Systems, Proteon dan Wellfleet Communica­tion menjual router multi protokol yang mengizinkan Anda untuk meng­gabungkan protokol seperti DECnet dan ΙΡ pada network yang sama. Perusahaan Wollongong Group menjual sebuah router yang efektif yang menggabungkan protokol NetWare ΙΡΧ dan bagian ΙΡ dari protokol TCP/ ΙΡ. Bagaimanapun juga, tidak ada standar untuk multiprotokol router semacam ini, dan antar-operabilitas di antara produk-produk dari perusa­haan-perusahaan yang berbeda dapat menjadi masalah.                                                              ,
Brouter
Dalam usaha untuk membedakan produk-produk mereka, beberapa per­usahaan seperti Halley System memasarkan peralatan dengan kemampuan dari bridge dan router, yang dikenal dengan brouter. Biasanya sebuah brouter melakukan fungsi penjaluran penuh untuk satu protokol seperti ΙΡ atau XNS dan berperan sebagai bridge untuk semua frame yang lain dalam network. Biasanya produk semacam ini berguna bagi perusahaan yang menggabungkan paket-paket dari berbagai jenis di dalam kesatuan network yang sama. Biasanya Anda akan mempertimbangkan mengguna­kan brouter apabila Anda mencoba untuk menggabungkan beberapa segmeń LAN yang homogen dengan dua segmen yang sangat berbeda.
Perlu dicatat tentang arti istilah yang tepat bagi brouter. Beberapa penjaja bridge menggunakan istilah brouter ini untuk meningkatkan bridge yang tidak route. Istilah bridge/router adalah pernyataan yang lebίh jelas dari apa yang dimaksúd dengan istilah brouter.
Memilih Sebuah Arsitektur
Repeater, bridge, router dan gateway adalah produk-produk yang kom­pleks, dan setiap pemasangan adalah sangat berbeda, tetapi ada beberapa aturan yang berguna dalam memilih. satu di antara mereka. Pada pokoknya, perlu diingat bahwa hubungan komunikasi adalah sangat mahal dan sumbernya terbatas. Lakukan apa yang Anda bisa lakukan pada peralatan untuk membatasi lalu lintas pada saluran jarak jauh. Ηα1 ini berarti menggunakan sebuah router untuk sirkuit hubungan LAN jarak jauh.
Jika Anda menghubuńgkan LAN menggunakan saluran berkecepatan tinggi di dalam sebuah bangunan, pilίhan akan menjadi tidak begitu jelas. Keputusan arsitektur didasarkan atas berapa banyak isolasi yang Anda perlukan untuk setiap segmen LAN dan atas “adat” dari organisasi ίtυ sendirί. Jika organisasί tersebut terstruktur dengan rapi, Anda mungkin akan memilih router atau bahkan gateway electronic mail karena cara mereka mendefinisίkan setίap segmen LAN sebagai sebuah subnetwork. Router menyediakan para manajer beberapa tingka~an privasi dan isolasi untuk segmen LAN yang melayani kelompok kerjaÍ mereka. Tetapi jika Anda mempunyai sebuah struktur organisasί yang “terbuka” dan telah menginvestasikan pada sίrkuit lokal berkecepatan tinggi milik Anda sendiri, bridge atau bahkan repeater dapat memenuhi kebutuhan Anda.
Bagan keputusan LAN ke LAN pada Gambar 3.5, akan membawa Anda melewati aspek-aspek praktis dalam memilih di antara berbagai peralatan hubungan network. Sementara Anda harus memilih antara router dan bridge, pilihan lainnya bukannya tidak tak terpakai: Anda bisa memilih dua atau lebih dari mereka pada segmen network yang sama. Sebagai contoh, beberapa dari kantor-kantor Anda belum di-network,
tetapi Anda mungkin ingin menggunakan gateway e-mail untuk menghubungkan kantor yang sudah ter-network, sementara menggunakan software BBS untuk memelihara hubungan antara kantor-kantor yang belum ter-network.
Pada waktu Anda melihat Gambar 3.5, perhatikan bahwa Anda akan memilih sebuah router ketika Anda tidak memerlukan hardware lapisan MAC pada setiap sisί dari hubungan, jika Anda memerlukan untuk membuat jalur paket berdasarkan alamat network.
Sebuah sistem WAITS dapat bekerja dengan baik dalam organisasi dengan keperluan khusus untuk mentransfer fίle secara otomatis melalui segmen LAN. Jika organisasi Anda mengandalkan pada program e-mail untuk berkomunikasi kepada setiap Iokasi operasional, Anda mungkin akan tertarik dengan gateway e-mail. Peralatan ini – biasanya sebuah PC yang menjalankan software khusus- menghubungkan ke LAN terpisah untuk menukar pesan dan file.
Sistem bulletin board juga merupakan pίlihan baik jika Anda ingin untuk mentransfer pesan serta file. Seperti kebanyakan program e-mail, mereka menyediakan surat pribadi dan fasilitas konferensi umum. pyogram BBS juga memberi fasilitas komunikasί dengan karyawan Anda yang menggunakan PC di luar kantor atau pada

waktu mereka bekerja di rumah.
Sebuah organisasi yang berkembang dalam jumlah dihadapi oleh problem bagaimana untuk menghubungkan segmen-segmen LAN mereka. Repeater, bridge, router dan gateway adalah pintu  gerbang untuk húbungan antar-LAN.
Koneksi Antar LAN
Jaringan komputer yang besar bisa terdiri dari beberapa kelompok LAN kecil yang masing-masing dapat saling berkomunikasi. Untuk menghubungkan dan mengatur komunikasi antar LAN diperlukan satu atau lebih router. Dalam skala kecil, router dapat berbentuk PC router atau disebut juga LAN gateway. Untuk skala jaringan yang besar dan kompleks diperlukan router khusus, sepertί CISCO.
Berikut adalah contoh dua buah LAN yang terhubung melalui sebuah LAN gateway.



Dalam bentuk sederhana, LAN Gateway dapat berupa sebuah komputer dengan tugas khusus, yaitu melakukan pemetaan alamat ΙΡ dan routing atau mengatur lalu lintas data agar antar LAΝ dapat saling berkomunikasi. LAN Gateway memilίki minimal dua buah LAN card dan dua alamat ΙΡ. Sistem operasi yang digunakan pada LAN Gateway adalah sistem operasi server seperti: Wίndows 2000 Server, Windows 2003 Server. Linux, dan FreeBSD.
Pada Windows 2000 Server routing dapat dilakukan dengan menggunanakan fasίlitas Routing and remote Access.
Koneksi Lan Dengan Internet Menggunakan Proxy Server
Proxy server disebut juga sebagai internet gateway, dapat diartikan sebagaί media atau jembatan penghubung jarίngan komputer lokal (LAN) dengan internet.
Dengan proxy hanya diperlukan ςαlαh satu komputer dalam jarίngan local (LAN) yang terhubun, ke Internet, maka beberαρα komputer lainnya (klien) dalam jaringan ter/~ebut dapat mengakses i.nternet secara bersama-sama.
Teknik proxy banyak digunakan karena dapat mempercepat akses komputer klίen dalam membuka halaman-halaman web dί internet. Proxy akan menyimpan halaman-halaman web yang sering dίbuka dalam cache proxy server, sehingga akses web lebih cepat.
Proxy server juga digunakan untuk mengatur keamanan jaringan lokal darί internet, melakukan filtering web, mengatur hak akses dalam mengakses internet dan beberapa kontrol
lain.
Fitur Proxy Server L Dukungan Service
1. Dukungan Service
Proxy server memiliki dukungan layanan port seperti: ΗΤΤΡ, FTP, EMAIL, TELNET, dll.
ΗΤΤΡ digunakan untuk mengakses web, biasanya memiliki nomor port: 8080, 808, 80 atau 3128.
FTP digunakan untuk mengakses layanan File Transfer di Internet memίliki nomor port: 21 atau 2121.
EMAIL memiliki nomor port SMTP : 25 dan ΡΟΡ:110.
TELNET digunakan untuk mengakses komputer lain secara remote memiliki nomor port: 23.
2. Manajemen Cache
Cache (memory) akan menyimpan halaman-halaman web yang sering dikunjungi klien, agar pada saat web tersebut diakses lαgί dapat langsung diambil dari cache sehingga akses lebih cepat. Data yang terdapat dalam cache harus selalu dibandingkan dengan data web aslinya agar data halaman web tetap valid.
Makin banyak halaman web yang dikunjungi, berarti akan semakin besar ukuran cache dan membebani kapasitas hard disk Proxy server yang baik memiliki ma~ajemen cache yang baik agar tidak membebanί system.
3. Filtering
Setiap klίen yang mengakses halaman web, akan tercatat data detaίlnya (seperti alamat web yang dikunjungi, waktu akses, komputer yang mengakses, dll) pada file log. Proxy server dapat melakukan pembatasan akses web. Terdapat dua macam pembatasan akses web, yaitu: Whitelist dan
Blacklist.
Whitelist berisi daftar alamat web yang boleh dikunjungi, alamat web yang tidak ada dalam daftar tidak dapat diakses. Sedangkan Blacklist berisi daftar alamat web yang dilarang, alamat web yang tidak ada dalam daftar dapat diakses. Selain itu. pada beberapa software proxy terdapat fasίlίtas “content filtering”yang merupakan filtrer terhadap kata-kata tertentu dan file tertentu.
4. Hak Akses
Proxy server dapat mengatur hak akses klien dalam meng­gunakan internet. Seorang klien dapat dimatikan atau di­batasi hak akses penggunaan internetnya.
5. Keamanan
Beberapa software proxy server dilengkapi dengan program anti-virus dan fίrewall untuk mencegah virus dan program­program yang tidak diinginkan masuk ke komputer klίen.
6. Manajemen Bandwith
Beberapa software proxy server dilengkapi dengan program \ bandwith managemen untuk mengatur alokasi bandwith/ kecepatan akses masing-masing klien.

SoftwareProxy Server

Software Proxy server yang banyak digunakan, antara lain:
1. Microsoft Internet Security dan Acceleration (ISA) Server.
2. CCPROXY.
3. WINPROXY.
4. WINROUTE.
5. WINGATE.
6. SQUID (LINUX).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Widgeo